BANDUNG BARAT – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Asep Dedi, memberikan pesan mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat.
Asep Dedi menekankan bahwa menyambut bulan suci tidak boleh hanya terjebak dalam aspek hegemoni atau perayaan seremonial semata. Menurutnya, persiapan yang matang dan menyeluruh adalah kunci untuk meraih esensi Ramadhan yang sesungguhnya.
Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Persiapan Diri
Dalam keterangannya, Asep Dedi mengingatkan agar umat Muslim tidak kehilangan substansi di balik kemeriahan menyambut bulan puasa. Ia menggarisbawahi tiga aspek utama yang harus disiapkan:
* Fisik: Menjaga kesehatan dan stamina agar ibadah berjalan optimal.
* Mental: Kesiapan batin dalam menghadapi ujian kesabaran dan pengendalian diri.
* Spiritual: Membersihkan niat serta memperkuat koneksi dengan Sang Pencipta.
"Kesempatan bertemu kembali dengan bulan yang sangat mulia ini merupakan kenikmatan serta kebahagiaan luar biasa. Kita masih diberi 'kesempatan emas' untuk melaksanakan perintah Allah dan kembali kepada kesadaran eksistensi kita sebagai hamba-Nya, atau memiliki arti hidup dalam kondisi yaqaẓah (kewaspadaan spiritual) setiap saat, di mana setiap nafas menjadi tasbīḥ, setiap detak jantung menjadi dhikr, dan setiap tindakan menjadi ‘ibādah." ujar Asep Dedi.
Ajakan bagi Kader dan Masyarakat
Sebagai pimpinan partai di tingkat kabupaten dan wakil rakyat, Asep Dedi mengajak seluruh masyarakat Bandung Barat, khususnya para kader dan pejuang PKB, untuk menjadikan Ramadhan tahun ini lebih bermakna.
Beliau menghimbau agar momentum ini tidak lewat begitu saja, melainkan menjadi titik balik peningkatan kualitas diri.
"Saya mengajak kepada seluruh masyarakat dan kader pejuang PKB, mari jadikan momentum Ramadhan tahun ini untuk mengingat dan memaknai dan kembali kepada ke kesadaran eksistensial diri. Kita harus menyadari jati diri kita sebagai hamba Allah yang sempurna, yang memiliki tanggung jawab moral dan spiritual terhadap sesama dan lingkungan," pungkasnya.
Selanjutnya Asep Dedi menyampaikan Tiga Pesan Utama:
1. Aspek Persiapan dengan target pencapaian "Menghindari hegemoni budaya tanpa makna spiritual yang mendalam;
2. Syukur Eksistensial dengan target pencapaian "Menghargai kesempatan hidup sebagai nikmat terbesar untuk beribadah;
3. Kesadaran Diri dengan target pencapaian "Memperkuat identitas eksistensi manusia sebagai hamba Allah di tengah kesibukan duniawi
Asep Dedi menutup pernyataannya dengan harapan agar Ramadhan tahun ini membawa transformasi positif bagi karakter bangsa, khususnya bagi kemajuan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.
Kontak Media:
Sekretariat DPC PKB Bandung Barat
Kabupaten Bandung Barat.