AGULING, BANDUNG BARAT – Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kecamatan Saguling bergerak cepat menyalurkan bantuan renovasi kepada Pesantren Al-Imamiyyatul Kholiyah di Kampung Cicalengka, Desa Saguling, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPAC PKB Saguling, Samsudin, kepada pimpinan pesantren, Ustadz Buldani, sebagai wujud kepedulian Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Bandung Barat terhadap sarana pendidikan keagamaan yang tertimpa musibah.
Bantuan ini diberikan merespons insiden yang terjadi pada Kamis, 04 Desember 2025. Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon randu tumbang dan menghantam bangunan madrasah sekitar pukul 13.30 WIB. Akibatnya, atap asbes bangunan mengalami kerusakan parah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pimpinan Pesantren, Ustadz Buldani, mengungkapkan rasa syukurnya karena saat kejadian berlangsung, madrasah sedang kosong.
“Alhamdulillah tidak ada korban. Kebetulan hari itu libur pengajian ibu-ibu. Seandainya musibah ini terjadi hari Rabu di jam yang sama, kemungkinan besar akan ada korban karena itu adalah jadwal pengajian rutin mingguan,” tutur Ustadz Buldani mengenang detik-detik kejadian.
Dalam prosesi penyerahan bantuan, Ustadz Buldani menyampaikan apresiasi mendalam atas respons cepat dan perhatian dari keluarga besar PKB Bandung Barat.
“Hatur nuhun PKB Bandung Barat. Alhamdulillah, ieu mah rizki anu teu disangka-sangka. Mugia PKB Bandung Barat salawasna aya dina lindungan Allah, sareng sagala maksud jeung cita-citana dikabulkeun ku Allah (Terima kasih PKB Bandung Barat. Alhamdulillah, ini adalah rezeki yang tidak disangka-sangka. Semoga PKB Bandung Barat selamanya ada dalam lindungan Allah, serta segala maksud dan cita-citanya dikabulkan oleh Allah),” ungkap Ustadz Buldani penuh haru.
Sementara itu, Ketua DPAC PKB Saguling, Samsudin, berharap bantuan stimulan ini dapat mempercepat pemulihan fisik bangunan madrasah.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban pesantren. Target utamanya adalah agar proses perbaikan bisa segera selesai, sehingga kegiatan belajar mengajar para santri dan pengajian rutin ibu-ibu bisa kembali berjalan normal seperti sedia kala,” ujar Samsudin.
Melalui kegiatan ini, PKB Kabupaten Bandung Barat kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat (senafas dengan jargon Aksi Melayani Indonesia), khususnya dalam menjaga keberlangsungan lembaga pendidikan keagamaan di tingkat akar rumput.