BANDUNG BARAT – Gelora semangat kaderisasi terus digaungkan oleh kader-kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Bandung Barat menjelang pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) se-KBB. Salah satu suara semangat datang dari Ana Suryana, Pengurus Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB Kecamatan Parongpong Periode 2021–2026, yang menekankan pentingnya Musancab sebagai ajang konsolidasi sekaligus regenerasi kepemimpinan partai.
“Musancab bukan sekadar agenda seremonial. Ini adalah ruang perjuangan yang strategis untuk mencetak pemimpin baru yang militan, berintegritas, dan siap menggerakkan mesin partai dari bawah,” tegas Ana, Rabu (31/7/2025).
Menurutnya, kaderisasi yang sehat dan berkesinambungan harus menjadi ruh dalam setiap gerakan politik PKB, termasuk di tingkat kecamatan. Ia mengajak seluruh DPAC di KBB untuk menyambut Musancab dengan penuh semangat, tanggung jawab, dan persiapan yang matang.
“Saya percaya, PKB KBB memiliki kader-kader unggul yang siap melanjutkan estafet perjuangan. Yang kita butuhkan adalah ruang partisipasi yang inklusif, terbuka, dan penuh semangat gotong royong,” ujarnya.
Ana Suryana juga mengingatkan bahwa kaderisasi bukan hanya soal pergantian nama dalam struktur, tapi proses pembinaan yang terus-menerus. Ia berharap Musancab mampu menciptakan barisan pengurus yang solid, progresif, dan dekat dengan rakyat.
“Dari Musancab inilah harapan dibangun. Kita bangkit dari akar, dari desa-desa, dari suara masyarakat, dan itu semua dimulai dari DPAC yang kuat,” tambahnya.
Musancab DPAC PKB se-KBB akan segera digelar sebagai bagian dari arahan struktural Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Barat. Diharapkan, hasil Musancab ini akan memperkuat barisan PKB dalam menghadapi dinamika politik ke depan, termasuk Pemilu 2029.
“Kita solidkan niat, satukan langkah, dan jadikan Musancab ini sebagai titik awal kebangkitan struktur PKB KBB yang lebih responsif, inklusif, dan berorientasi pelayanan,” tutup Ana.